Pastel de Nata, Kue Portugal yang Menggoda dari Gigitan Pertama

Pastel de Nata, Kue Portugal yang Menggoda dari Gigitan Pertama

Luxurious Baking – Pastel de Nata selalu berhasil memikat siapa pun yang mencicipinya untuk pertama kali. Kue mungil berlapis pastry renyah dengan isian custard lembut ini sejatinya lahir dari tangan para biarawan di Jerónimos Monastery, Lisbon, ratusan tahun lalu. Saat itu, para biarawan memanfaatkan kuning telur sisa dari proses pengerjaan pakaian liturgi untuk membuat hidangan manis. Akhirnya tercipta kue kecil yang kini menjadi ikon kuliner Portugal. Menariknya, sejak abad ke-18, resep aslinya disimpan rapat-rapat dan hanya sedikit orang yang pernah melihat formula lengkapnya. Bagi saya, kisah ini menunjukkan bahwa makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga warisan panjang sebuah budaya.

“Baca juga: Diet 80/20: Rahasia Hidup Sehat Tanpa Larangan Ketat dan Tanpa Tekanan

Keunikan Pastel de Nata yang Menjadikannya Favorit Dunia

Namun, perjalanan Pastel de Nata tidak berhenti di biara tua. Seiring waktu, kue ini menyebar ke seluruh dunia dan menjadi menu wajib di kafe-kafe Eropa. Tekstur yang kontras pastry renyah dengan custard beraroma vanila membuatnya sulit dilupakan. Selain itu, sentuhan karamelisasi di permukaan menambah rasa smoky yang khas. Kombinasi ini membuat Pastel deNata terasa mewah namun tetap sederhana. Bagi saya pribadi, daya tariknya justru ada pada kesederhanaan rasa yang tidak berlebihan, tetapi selalu meninggalkan kesan hangat di lidah, seperti mengajak kita kembali ke Lisbon di sore hari.

Bahan-Bahan Utama untuk Membuat Pastel de Nata di Rumah

Bahan Kulit (Puff Pastry)

  • 1 lembar puff pastry siap pakai (yang beku, tinggal di-thaw)

Bahan Custard

  • 1 batang kayu manis
  • 250 ml susu cair
  • 150 ml krim kental (heavy cream)
  • 120 g gula pasir
  • 3 kuning telur
  • 1 sdm tepung maizena
  • 1 sdt vanila cair / 1 batang vanila
  • Kulit lemon (1–2 strip)

Teknik Membuat Custard Pastel de Nata yang Lembut dan Wangi

1. Siapkan Puff Pastry

  • Giling sedikit puff pastry biar lebih tipis.
  • Gulung dari sisi panjang seperti gulungan sushi.
  • Potong jadi 12 bagian kecil.
  • Letakkan tiap potongan dengan posisi spiral menghadap ke atas.
  • Tekan ke dalam cetakan muffin hingga membentuk mangkok kecil.

2. Masak Custard

  • Masukkan susu, heavy cream, kulit lemon, dan kayu manis ke panci. Panaskan sampai hampir mendidih, lalu matikan.
  • Di mangkuk lain, campur kuning telur, gula, maizena, dan vanila. Aduk rata.
  • Tuang susu panas sedikit demi sedikit ke campuran telur sambil diaduk.
  • Saring adonan supaya halus.
  • Diamkan sampai hangat.

Cara Memanggang agar Kulitnya Ekstra Renyah

Setelah custard siap, tuang ke dalam cetakan berisi puff pastry dan panggang pada suhu sangat tinggi, idealnya 240–250°C. Suhu tinggi penting untuk menghasilkan caramel spots khas di permukaan. Pada tahap ini, jangan kaget jika custard terlihat sedikit mengembang lalu turun saat dikeluarkan dari oven. Itu adalah ciri khas Pastel de Nata yang autentik. Dalam pengalaman saya, memanggang pada suhu terlalu rendah akan membuat pastry lembek dan custard tidak memiliki karamelisasi yang cantik. Jadi, jangan takut bermain dengan suhu tinggi selama kamu mengawasinya dengan cermat.

“Baca juga: Makan Sehat Saat Malam Gaya Selebrasi: Cara Baru Menikmati Hidangan Tanpa Rasa Bersalah

Menghidangkan dengan Gaya Portugal Asli

Setelah matang, Pastel de Nata biasanya disajikan hangat dengan taburan kayu manis bubuk atau gula halus. Kombinasi aroma kayu manis dan custard panas menciptakan pengalaman makan yang sangat memanjakan. Di Portugal, kue ini sering dinikmati bersama espresso, sebuah kebiasaan yang menurut saya sangat cocok untuk mengimbangi manisnya custard. Kamu bisa mencoba gaya penyajian ini di rumah agar suasana terasa seperti berada di kafe kecil di tepi Sungai Tagus.

Popularitas Pastel de Nata di Era Modern

Kini, Pastel deNata semakin populer di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Banyak bakery memasukkannya ke menu karena permintaan yang terus meningkat. Namun, versi rumahan tetap memiliki daya tarik tersendiri karena kita bisa menyesuaikan tingkat kemanisan, aroma, dan tekstur sesuai selera. Saya selalu percaya bahwa membuatnya sendiri memberikan pengalaman yang lebih intim, seolah kita membawa sedikit kehangatan Lisbon ke dapur pribadi kita.

Mengapa Kue Mungil Ini Selalu Layak Dicoba Berulang Kali

Pada akhirnya, Pastel deNata bukan hanya sekadar kue. Ia adalah simbol sejarah, kreativitas, dan kehangatan budaya Portugal. Setiap lapisan pastry dan setiap suap custard lembut mengingatkan kita bahwa makanan sederhana pun dapat memiliki makna mendalam. Mungkin inilah alasan mengapa Pastel deNata terus menjadi favorit banyak orang: rasanya otentik, proses pembuatannya memuaskan, dan ceritanya selalu membuat kita ingin kembali mencoba.

Luxurious Baking
https://luxuriousbaking.com