Pain Viennois Roti Prancis yang Lembut Sejak Gigitan Pertama

Pain Viennois Roti Prancis yang Lembut Sejak Gigitan Pertama

Luxurious Baking – Pain Viennois dikenal sebagai roti Prancis yang memadukan kelembutan roti susu dengan bentuk elegan ala baguette. Sejak pertama kali dipopulerkan di toko roti Prancis, roti ini menjadi favorit untuk sarapan maupun teman minum teh sore. Teksturnya empuk, aromanya lembut, dan rasanya tidak terlalu manis. Karena itu, Pain Viennois sering dianggap sebagai “roti aman” yang disukai semua usia. Menariknya, meski terlihat klasik dan eksklusif, roti ini justru relatif mudah dibuat di rumah jika memahami teknik dasarnya dengan benar.

“Baca juga: Samgyetang Sup Ayam Jahe Korea, Resep yang Lezat dan Menyegarkan

Resep Roti Pain Viennois (Prancis) Lembut & Anti Gagal

Bahan-Bahan

  • 300 gram tepung terigu protein sedang
  • 50 gram gula pasir
  • 1 sdt garam
  • 1 butir telur
  • 40 gram mentega (suhu ruang)
  • 6 gram ragi instan
  • 150 ml susu hangat
  • 1 sdt vanila
  • 1 sdm susu bubuk (opsional, untuk aroma lebih harum)

Bahan Olesan (Egg Wash)

  • 1 butir kuning telur
  • 2 sdm susu cair

Cara Membuat Pain Viennois

1. Aktivasi Ragi

Campur susu hangat dan ragi instan, aduk, lalu diamkan 5–10 menit hingga berbusa.
Jika tidak berbusa, ulangi dengan ragi baru.

2. Campur Bahan Kering

Dalam wadah, campur tepung, gula, garam, dan susu bubuk.
Aduk rata.

3. Masukkan Bahan Basah

Buat lubang di tengah tepung, masukkan telur, vanila, dan campuran susu-ragi.
Aduk hingga menjadi adonan.

4. Tambahkan Mentega

Masukkan mentega suhu ruang sedikit demi sedikit.
Uleni hingga elastis dan menyatu (manual ±10 menit, mixer ±5 menit).

5. Fermentasi Pertama

Tutup adonan dengan kain/plastik wrap.
Diamkan 1 jam atau sampai mengembang 2× lipat.

6. Bentuk Roti

Kempiskan adonan, bagi menjadi 2–3 bagian.
Bentuk lonjong seperti mini baguette.
Letakkan di loyang dan buat goresan miring di atasnya menggunakan pisau tajam.

7. Fermentasi Kedua

Diamkan lagi 30–40 menit hingga mengembang.

8. Olesi dan Panggang

Oles dengan egg wash.
Panggang pada suhu 180°C selama 18–20 menit, hingga kecokelatan cantik.

9. Dinginkan

Angkat dan dinginkan di rak hingga uap panas hilang agar kulit tidak lembek.

Tips Pain Viennois Lebih Lembut

  • Gunakan susu hangat (jangan panas) agar ragi aktif sempurna.
  • Tambahkan 1 sdt madu jika ingin aroma lebih manis ala roti Prancis.
  • Jika suka tekstur lebih kaya, tambah mentega hingga 50–60 gram.

Memahami Karakter Adonan Pain Viennois Sejak Awal

Kunci keberhasilan Pain Viennois terletak pada karakter adonannya. Berbeda dengan baguette tradisional yang cenderung kering dan berkulit keras, adonan Pain Viennois lebih kaya karena menggunakan susu, telur, dan mentega. Kombinasi ini menghasilkan crumb yang halus dan lembap. Oleh karena itu, sejak awal penting memperlakukan adonan dengan lembut dan sabar. Jika adonan terasa agak lengket, itu wajar, selama masih bisa diuleni hingga elastis dan kalis.

Aktivasi Ragi sebagai Pondasi Roti Anti Gagal

Langkah awal yang sering disepelekan justru menjadi penentu utama. Aktivasi ragi menggunakan susu hangat membantu memastikan ragi benar-benar aktif. Ketika ragi berbusa, itu tanda kehidupan mikroorganisme bekerja dengan baik. Jika tidak berbusa, sebaiknya jangan lanjutkan proses. Dari pengalaman banyak pembuat roti rumahan, kegagalan roti sering berawal dari ragi yang sudah tidak aktif, bukan dari resepnya.

Menyatukan Bahan Kering dan Basah dengan Teknik Tepat

Setelah ragi siap, bahan kering seperti tepung, gula, garam, dan susu bubuk perlu tercampur rata terlebih dahulu. Tahap ini membantu distribusi rasa yang seimbang. Selanjutnya, bahan basah seperti telur, vanila, dan campuran susu-ragi dimasukkan perlahan. Aduk hingga adonan menyatu tanpa perlu langsung diuleni keras. Pada tahap ini, tekstur adonan masih kasar, dan itu sepenuhnya normal.

Mentega dan Proses Uleni yang Menentukan Tekstur

Mentega suhu ruang dimasukkan bertahap setelah adonan mulai menyatu. Inilah momen penting yang sering membuat orang ragu. Adonan akan terasa licin dan lembek sesaat, tetapi jangan panik. Dengan uleni konsisten, adonan akan berubah menjadi elastis dan halus. Secara visual, adonan Pain Viennois yang ideal mampu ditarik tipis tanpa robek, menandakan gluten terbentuk sempurna.

Fermentasi Pertama dan Kesabaran yang Terbayar

Fermentasi pertama memberi waktu bagi adonan untuk berkembang dan membangun rasa. Dalam sekitar satu jam, adonan seharusnya mengembang dua kali lipat. Suhu ruangan berperan besar di sini. Jika cuaca dingin, waktu fermentasi bisa sedikit lebih lama. Kesabaran pada tahap ini akan terbayar dengan tekstur roti yang ringan dan tidak bantat.

Membentuk Roti Bergaya Baguette yang Elegan

Setelah fermentasi pertama, adonan dikempiskan perlahan untuk mengeluarkan gas berlebih. Adonan lalu dibagi dan dibentuk lonjong menyerupai mini baguette. Goresan miring di permukaan bukan sekadar estetika, tetapi membantu roti mengembang terarah saat dipanggang. Di sinilah Pain Viennois mulai menunjukkan identitas visual khas Prancis.

“Baca juga: Makanan Berdasarkan Warna untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Fermentasi Kedua dan Persiapan Menuju Oven

Fermentasi kedua berlangsung lebih singkat, sekitar 30–40 menit. Pada tahap ini, adonan akan mengembang lebih lembut. Setelah itu, egg wash dari kuning telur dan susu dioleskan tipis untuk memberi warna keemasan cantik. Oven yang sudah dipanaskan memastikan roti langsung mengembang optimal begitu masuk panas.

Proses Panggang dan Aroma Prancis di Dapur Rumah

Pain Viennois dipanggang pada suhu 180°C selama sekitar 18–20 menit. Saat matang, aroma susu dan mentega akan memenuhi dapur. Warna permukaan roti berubah cokelat keemasan, sementara bagian dalam tetap lembut. Setelah keluar dari oven, roti perlu didinginkan di rak agar uap panas keluar dan kulit tidak menjadi lembek.

Tips Lembut Maksimal untuk Pain Viennois Rumahan

Beberapa sentuhan kecil bisa meningkatkan hasil akhir. Susu harus hangat, bukan panas, agar ragi tidak mati. Tambahan sedikit madu memberi aroma manis khas roti Prancis. Jika ingin tekstur lebih kaya, mentega bisa ditambah hingga 50–60 gram. Dari sudut pandang pengalaman, Pain Viennois yang baik adalah roti yang tetap empuk keesokan harinya, tanda hidrasi dan fermentasi berjalan sempurna.

Pain Viennois sebagai Roti Serbaguna di Rumah

Pain Viennois bukan hanya cantik, tetapi juga fleksibel. Roti ini nikmat dimakan polos, dioles selai, atau dijadikan sandwich manis dan gurih. Dengan resep dan teknik yang tepat, roti Prancis ini tidak lagi terasa eksklusif. Justru, ia menjadi bukti bahwa roti lembut ala bakery bisa lahir dari dapur rumah tanpa drama dan tanpa gagal.

Luxurious Baking
https://luxuriousbaking.com