Resep Maritozzi Italia yang Lembut dan Creamy, Anti Gagal
Luxurious Baking – Maritozzi adalah roti manis khas Italia yang terkenal karena teksturnya super lembut dan isian whipped cream yang tebal. Selain itu, roti ini punya aroma jeruk yang khas, sehingga terasa berbeda dari roti manis biasa. Dari pengalaman saya, Maritozzi itu tipe camilan yang kelihatannya simpel, tetapi hasil akhirnya bisa terasa “mahal” kalau tekniknya benar. Karena itu, banyak orang sekarang suka membuatnya sendiri di rumah. Apalagi, bahan-bahannya relatif mudah ditemukan di Indonesia.
Kenapa Maritozzi Harus Pakai Adonan Roti yang Kaya
Maritozzi paling enak kalau adonannya kaya rasa, artinya memakai telur, susu, dan sedikit butter. Sebab, kombinasi ini membuat crumb roti jadi halus, lembut, dan tidak cepat kering. Sementara itu, gula memberi rasa manis yang pas tanpa mengalahkan cream-nya. Saya pribadi suka roti yang lembut tapi tetap “berisi”, bukan yang terlalu ringan seperti sponge. Oleh karena itu, Maritozzi yang bagus harus seimbang antara tekstur roti dan kelembutan cream.
“Baca Juga: Cheating Day Diet: Menjaga Keseimbangan dalam Pola Makan Sehat“
Bahan Maritozzi yang Perlu Kamu Siapkan
Sebelum mulai, pastikan semua bahan dalam suhu ruang agar adonan lebih stabil. Selain itu, gunakan timbangan agar hasilnya konsisten. Berikut bahan lengkapnya.
- 300 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram gula pasir
- 1 butir telur (ukuran besar)
- 160 ml susu cair hangat (bukan panas)
- 7 gram ragi instan
- 1/2 sdt garam
- 50 gram butter (suhu ruang)
- 1 sdt vanilla
- 1 sdt parutan kulit jeruk (opsional tapi recommended)
Bahan olesan:
- 1 kuning telur + 1 sdm susu
Bahan whipped cream:
- 300 ml whipping cream dingin
- 30 gram gula halus
- 1/2 sdt vanilla
Langkah Membuat Adonan Maritozzi Sampai Kalis
Maritozzi dimulai dari adonan yang kalis elastis, karena ini kunci roti bisa mengembang cantik. Pertama, campur susu hangat, ragi, dan sedikit gula, lalu diamkan sekitar 5 menit sampai berbuih. Setelah itu, masukkan tepung, gula, telur, vanilla, dan parutan kulit jeruk, lalu tuang larutan ragi. Uleni sampai adonan mulai menyatu.
Selanjutnya, masukkan garam, lalu uleni lagi sampai adonan agak elastis. Setelah itu baru masukkan butter sedikit demi sedikit. Di tahap ini, jangan buru-buru, karena butter butuh waktu untuk menyatu. Jika adonan sudah halus, elastis, dan bisa ditarik tipis (windowpane), berarti adonan siap.
Proses Proofing: Bagian yang Bikin Maritozzi Mengembang Cantik
Maritozzi membutuhkan proofing yang tepat supaya teksturnya empuk. Pertama, bulatkan adonan lalu taruh dalam wadah yang sudah dioles tipis minyak. Tutup, lalu diamkan 60–90 menit sampai mengembang 2 kali lipat.
Setelah itu, kempiskan adonan pelan, lalu bagi menjadi 8 bagian sama rata. Bulatkan masing-masing, kemudian diamkan lagi 10 menit agar adonan rileks. Lalu bentuk oval seperti roti kecil, susun di loyang, dan tutup kembali. Proofing kedua biasanya 45–60 menit sampai mengembang ringan. Kalau ditekan pelan, bekasnya balik perlahan, artinya sudah pas.
Cara Panggang Maritozzi Agar Tidak Kering dan Tetap Moist
Maritozzi sebaiknya dipanggang dengan suhu stabil supaya tidak kering. Panaskan oven terlebih dulu ke 170–180°C. Setelah itu, oles permukaan roti dengan campuran kuning telur dan susu agar warnanya mengkilap.
Panggang sekitar 15–18 menit sampai permukaannya keemasan. Namun, jangan memanggang terlalu lama, karena roti bisa jadi keras. Setelah matang, keluarkan dan dinginkan di cooling rack. Dari pengalaman saya, Maritozzi paling bagus kalau benar-benar dingin dulu sebelum diisi, karena whipped cream akan lebih stabil dan tidak cepat meleleh.
Cara Membuat Whipped Cream yang Kokoh untuk Maritozzi
Maritozzi butuh whipped cream yang firm tetapi tetap lembut. Karena itu, pastikan whipping cream benar-benar dingin. Masukkan whipping cream, gula halus, dan vanilla ke mangkuk, lalu mixer dengan kecepatan sedang.
Naikkan kecepatan secara bertahap sampai cream mengembang dan membentuk puncak yang kokoh. Namun, jangan overmix, karena bisa pecah dan berubah jadi butter. Jika kamu ingin hasil lebih tahan lama, kamu bisa tambahkan 1 sdm susu bubuk atau 1 sdt gelatin yang sudah dilarutkan. Walaupun begitu, versi klasik Italia biasanya cukup dengan whipping cream saja.
Cara Mengisi Maritozzi Supaya Cream Tebal dan Rapi
Maritozzi yang cantik biasanya punya potongan di bagian tengah seperti “mulut” yang terbuka. Setelah roti dingin, belah bagian tengahnya secara vertikal, tetapi jangan sampai putus. Setelah itu, isi whipped cream menggunakan piping bag agar hasilnya rapi.
Kemudian ratakan bagian cream dengan spatula kecil atau pisau. Di Italia, Maritozzi sering dibuat sangat tebal cream-nya, jadi jangan pelit. Menurut saya, justru cream yang melimpah itu yang bikin Maritozzi terasa spesial. Terakhir, taburkan sedikit gula halus di atasnya agar tampilannya makin elegan.
Tips Anti Gagal Maritozzi Agar Hasilnya Seperti Bakery
Maritozzi sering gagal karena adonan kurang kalis atau proofing terlalu cepat. Karena itu, pastikan kamu benar-benar menguleni sampai elastis. Selain itu, jangan gunakan susu terlalu panas karena bisa membunuh ragi.
Kemudian, jangan isi cream saat roti masih hangat, karena cream akan meleleh dan roti jadi lembek. Jika kamu ingin hasil lebih profesional, simpan roti di suhu ruang, lalu simpan whipped cream di kulkas. Setelah itu, isi cream mendekati waktu sajian. Dengan cara ini, Maritozzi akan tetap cantik, fluffy, dan tidak basah.
Cara Menyimpan Maritozzi Agar Tetap Enak dan Tidak Bantat
Maritozzi paling enak dimakan di hari yang sama. Namun, kalau kamu ingin menyimpannya, roti tanpa cream bisa disimpan dalam wadah tertutup selama 1–2 hari. Selain itu, kamu bisa hangatkan sebentar sebelum diisi agar teksturnya kembali lembut.
Sementara itu, Maritozzi yang sudah diisi cream sebaiknya disimpan di kulkas dan habiskan dalam 24 jam. Karena cream bersifat sensitif, kualitasnya akan menurun kalau terlalu lama. Walaupun begitu, rasanya tetap enak, hanya saja roti akan sedikit lebih lembap.